Karyawan Baru Mitsubishi Electric Jepang Bunuh Diri, Remunerasi CEO Dikurangi 50% per Bulan

Gara gara ada karyawan baru Mitsubishi Electric yang bunuh diri, secara khusus selama dua bulan mulai April, Presiden Takeshi Sugiyama akan mengurangi porsi kompensasi dasar dari kompensasi eksekutif sebesar 50% per bulan, dan direktur pelaksana yang bertanggung jawab atas sumber daya manusia dan direktur pelaksana yang bertanggung jawab atas sistem produksi masing masing akan dikurangi 20 % per bulan. "Kami ingin menyampaikan permintaan maaf sedalamnya dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang berduka. Kami akan dengan tulus menanggapi keluarga yang berduka. Kami meminta maaf atas keprihatinan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ungkap siaran pers Mitsubishi Electric baru baru ini. Mitsubishi Electric telah mengumumkan disposisi untuk mengurangi remunerasi tiga pejabat terkait, termasuk Presiden Sugiyama, dengan mengatakan bahwa dia akan menanggapi dengan serius situasi di mana seorang karyawan baru melakukan bunuh diri di sebuah kantor bisnis di prefektur Hyogo Jepang dan diakui sebagai kecelakaan industri.

Di kantor Mitsubishi Electric di prefektur Hyogo, seorang karyawan baru melakukan bunuh diri pada bulan Agustus 2019, meninggalkan memo yang menyatakan bahwa bosnya mengeluhkan perundungan. Karyawan baru merasa stres di buli habis habisan oleh atasannya. Hal itu disertifikasi sebagai kecelakaan industri pada bulan Februari 2021. Sebagai tanggapan, perusahaan mengadakan komite kompensasi luar biasa pada tanggal 15 Maret 2021 dan memutuskan untuk memberhentikan pejabat terkait, bos langsung dari karyawan baru yang bunuh diri itu.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published.