Perusahaan Solusi Perlindungan Siber Garap Pasar Indonesia  

Acronis terus melakukan ekspansi di pasar negara berkembang dengan memberdayakan mitra yang memiliki solusi perlindungan siber yang komprehensif sekaligus memberikan akses yang lebih cepat, serta memberikan ketahanan data yang lebih besar. Perusahaan secara agresif menggenjot investasi dan pengembangannya di pasar Indonesia sebagai salah satu fokus utama Acronis di APAC dan kawasan dengan pertumbuhan tercepat. "Pembukaan data center Acronis di Indonesia merupakan bagian dari Global/Local Inisiatif perusahaan, yang mencakup manajemen global untuk semua data center, juga redundansi geografis, sebagai kontrol untuk mitra lokal dan menjadi situs pemulihan bencana lokal dengan harga yang kompetitif,' kata Aviantri Faiza, Channel Head Acronis Indonesia dalam konferensi pers daring belum lama ini.

Untuk pasar Indonesia ini mereka menghadirkan solusi Acronis Cyber Protection mengatasi Lima Faktor Perlindungan Cyber yaitu memastikan keamanan, aksesibilitas, privasi, mempertahankan keaslian dan mengaplikasikan keamanan (SAPAS) data. Pendekatan unik ini membantu pelanggan dan perusahaan melindungi semua data, aplikasi, dan sistem mereka, serta memastikan perlindungan siber yang efektif dan manajemen data di data center, cloud, dan perangkat terkini. "Pendekatan komprehensif terhadap perlindungan siber ini semakin penting bagi organisasi untuk berhasil di industri TI saat ini," kata.

Seperti terungkap dalam Laporan Cyberthreats Report Mid year 2021 yang dikeluarkan oleh Acronis baru baru ini, empat dari lima organisasi mengalami pelanggaran keamanan siber yang berasal dari kerentanan pada ekosistem vendor pihak ketiga mereka, hanya dalam paruh pertama tahun 2021. Pada saat yang sama, rata rata biaya pelanggaran data naik menjadi sekitar $3,56 juta, dengan rata rata pembayaran ransomware melonjak 33 persen – menjadi lebih dari $100.000. “Dengan adanya perubahan cepat dalam persyaratan TI Indonesia, organisasi harus mencari solusi moderen untuk tantangan dunia maya saat ini,' kata Aviantri Faiza.

Di antara solusi yang sekarang tersedia melalui data center baru adalah Acronis Cyber Protect, yaitu integrasi yang unik dari backup, pemulihan bencana pada sistem, antimalware generasi berikutnya, keamanan siber dan endpoint management tools – semuanya dikelola melalui satu panel kaca. Solusi yang bersertifikasi VB100 dan kemampuannya yang unik tersebut membuat Acronis Cyber Protect mendapatkan Penghargaan Inovasi Produk Baru 2020 untuk Perlindungan Data dari Frost & Sullivan. “Nilai pasar Acronis telah tumbuh lebih dari 2,5 miliar dolar AS, channel kami juga berkembang dengan pesat dan jumlah mitra Penyedia Layanan kami telah melampaui 10.000 serta terus berkembang pesat di seluruh dunia,” kata Neil Morarji, General Manager Acronis di APAC.

“Indonesia adalah salah satu fokus utama Acronis di APAC dan kawasan dengan pertumbuhan tercepat. Kami telah menggelontorkan investasi sebesar 250 juta dolar AS baru baru ini ke pasar Indonesia dan kami akan terus membantu mitra kami memperluas kemampuan perlindungan siber mereka,” katanya. Acronis juga telah mengumumkan putaran baru investasi lebih dari 250 juta dolar AS funding round dari CVC Capital Partners VII dan investor lainnya, yang telah menempatkan penilaian mereka pada 2,5 miliar dolar AS yang digunakan untuk memperluas dukungan bagi mitra cloud yaitu termasuk menyediakan sumber daya penjualan dan pemasaran tambahan, memberikan dukungan teknis yang lebih cepat dan terlokalisasi, serta menjadi manajer sukses mitra yang berdedikasi dan memusatkan data lokal di 111 lokasi di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.